LABEL

Anda bisa mendapatkan Warta Desa di sini, di Blog : aimprintings.blogspot.com, blog ini menyajikan berita Desa untuk para perantau yang ingin mengetahui perkembangan desa Slangit

Minggu, 21 Agustus 2016

LAPORAN DIKLAT PRAJAB 2016 CPNS GOLONGAN I, II, DAN III KATEGORI I DAN II ANGKATAN XXII LENGKAP



LAPORAN DIKLAT PRAJABATAN
CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

GOLONGAN I, II, DAN III. K.I  & K.2 ANGKATAN XX
TANGGAL 21 JUNI S/D 27 JUNI 2016
DI
BALAI DIKLAT KEAGAMAAN BANDUNG
DI LINGKUNGAN KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA
PROVINSI JAWA BARAT



 Kasih Logo



DISUSUN OLEH :
..............................
NIP. ..............................
UNIT KERJA : KAU KECAMATAN ..............................

KANTOR KEMENTRIAN AGAMA
KABUPATEN CIREBON
2016


KATA PENGANTAR

                Diklat Prajabatan merupakan langkah awal bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan I, II, dan III. K.I  & K.2 angkatan XX, untuk mendapatkan bekal persyaratan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Khusus di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
                Semoga setelah kita mengikuti diklat ini mampu memperolah kompetansi, subtansi yang berhubungan dengan kewajiban dan hak pegawai sejalan dengan telah ditetapkannya Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mewujudkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Menjadi Pegawai Negeri Sipil yang memiliki karakter yang kuat yaitu Pegawai Negeri Sipil yang bersikap dan bertindak profesional dalam melayani masyarakat.
                Demikian kata pengantar ini sebagai laporan dan informasi selama kami berada di lingkungan kediklatan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Bandung.



Cirebon, 29 Juni 2016
Penulis,



...................................




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................................................... 1
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. 2

BAB I : PROGRAM PRAJABATAN GOLONGAN I, II, DAN III KATEGORI I DAN II ANGKATAN XXII....... 3
A.      Pendahuluan .................................................................................................................. 3
B.      Tujuan, Saran dan Kompetensi ........................................................................................ 3
C.      Peserta Diklat Golongan I, II dan III, K.1. dan K.2 ............................................................... 4
D.      Waktu Pelaksanaan dan Kurikulum Diklat ......................................................................... 4
E.       Fasilitator ........................................................................................................................ 4
F.       Widyaiswara ................................................................................................................... 4
G.     Akomodasi ...................................................................................................................... 5

BAB II : PELAKSANAAN PEMBELAJARAN....................................................................................... 6
A.      Proses Pembelajaran ...................................................................................................... 6
B.      Alat Bantu Pembelajaran ................................................................................................ 14
C.      Manfaat Diklat untuk Melaksanakan Tugas ..................................................................... 14

BAB III : PENUTUP ...................................................................................................................... 15
A.      Kesimpulan .................................................................................................................... 15
B.      Saran ............................................................................................................................. 15

LEMBAR PENGESAHAN ............................................................................................................... 16

MEMORIAL DIKLAT PRAJABATAN ............................................................................................     17




BAB I
PROGRAM PRAJABATAN
GOLONGAN I, II DAN III KATEGORI I DAN II ANGKATAN XXII
BAGI CPNS

A.      PENDAHULUAN
1.       Latar Belakang
DIKLAT Prajabatan merupakan syarat pengangkatan CPNS menjadi PNS yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian etika PNS, disamping pengetahuan dan kompetensi dasar tentang sistem penyelenggaraan Pemerintah Negara serta bidang tugas dan budaya organisasinya agar mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

2.       Dasar Hukum
a.       UU No. 8 Tahun 1970 JO UU No. 43 Tahun 1999 tentang pokok kepegawaian.
b.      Peraturan Pemerintah  No. 101 Tahun 2000 tentang Pendidikan dan Pelatihan Jabatan Pegawai Negeri Sipil.
c.       Keputusan Menteri Agama RI No. 345 Tahun 2004 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Balai Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Keagamaan.
d.      Keputusan Kepala LAN No. 193/XII/10/6/2001 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan DIKLAT Prajabatan PNS.
e.      Keputusan LAN No. 2 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan DIkLAT  Prajabatan Golongan II.
f.        Keputusan LAN No. 1 Tahun 2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan DIkLAT  Prajabatan Golongan II.
g.       Surat Edaran Kepala LAN No. 1 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan DIKLAT Prajabatan Golongan I dan II bagi CPNS yang diangkat dari Tenaga Honorer.

B.      TUJUAN, SARAN DAN KOMPETENSI
1.       TUJUAN
a.       Meningkatkan Pengetahuan, Keahlian, Keterampilan, dan sikap untuk melaksanakan tugas secara profesional  dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi.
b.      Menciptakan aparatur yang mampu berperan dan sebagai pembantu dan perekat persatuan serta kesatuan bangsa.
c.       Memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.
d.      Menciptakan kesamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintah dan pembanguna demi terwujudnya pemerintahan yang baik.

2.       SASARAN
Terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi PNS sesuai dengan golongannya.

3.       KOMPETENSI (KEMEMPUAN YANG PERLU DIMILIKI OLAH PNS)
a.       Menujukan Kompetensi, Komitmen dan integrasi moral tanggung jawab profesi sebagai PNS.
b.      Mewujudkan disiplin dan etos kerja.
c.       Menjelaskan pokok-pokok sistem penyelenggaraan pemerintah NKRI.
d.      Menjelaskan, posisi, peran, fungsi dan wewenang instansi asal peserta dan organisasi publik.
e.      Menjelaskan masalah penyelenggaraan pemerintah NKRI
f.        Menjelaskan ketentuan-ketentuan kepegawaian berkaitan dengan hak dan kewajiban PNS.
g.       Menjelaskan wawasan kebangsaan dalam kerangka NKRI.
h.      Menerapkan prinsip-prinsip budaya organisasi pemerintah.
i.         Mengaplikasikan teknik menejemen dan perkantoran modern di unit kantornya.
j.        Menerapkan prinsip-prinsip  pelayanan prima.
k.       Bekerja sama dalam kelompok melalui komunikasi yang saling menghargai.
l.         Memahami pola pikir PNS melalui pengenalan terhadap konsepsi dasar pola pikir.
m.    Menjelaskan konsepsi penyelenggaran Negara yang bersih yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

4.       PESERTA DIKLAT GOLONGAN I, II, dan III, K.1. dan K.2

Peserta Diklat Golongan I, II dan III, K.1 dan K.2 pelaksanaan di Bandung berjumlah 5 kelas yaitu Angkatan XX, XXI, XXII, XXIII, dan XXIV setiap kelas berjumlah 35 orang, peserta tersebut dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.

5.       WAKTU PELAKSANAAN DAN KURIKULUM DIKLAT

1.       Waktu dan Ketentuan Diklat Prajabatan
Diklat Golongan I, II dan III, K.1 dan K.2 Angkatan XX, XXI, XXII, XXIII, dan XXIV  dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
a.       Diklat dilaksnakan selama 7 hari dengan jumlah 78 jam pelajaran @ 45 menit
b.      Rata-rata 11 jam pelajaran perhari
c.       Peserta diasramakan / wajib tinggal di asrama selama mengukuti Diklat Prajab
2.       KO Kurikuler/PMFD
a.       Pembinaan baca tulis Al-Qur’an.
b.      Berjamaah Sholat Taraweh
c.       Berjamaah Sholat Subuh dan Kuliah Subuh
d.      Senam pagi dan Apel pagi

6.       FASILITATOR

Beberapa fasilitas Prajab yaitu :
1.       Panitia Umum
2.       Panitia Kelas
3.       TIM PMFD (Pembina Mental Fisik dan Disiplin)
4.       Panitia Kelas Angkatan XX, yaitu :
a.       Lurah                                  : ……………………………………….          (KEMENENAG…………………)
b.      Ketua Kelas                     : ……………………………………….          (KEMENENAG…………………)
c.       Sekretaris                        : ……………………………………….          (KEMENENAG…………………)
d.      Bendahara                       : ……………………………………….          (KEMENENAG…………………)

7.       WIDYAISWARA

WIDYAISWARA sebagai pelaksana materi pembelajaran di kelas angkatan XX yaitu :
1.       Pembukaan Panitia                                                                                : Panitia
2.       Kebijakan Pengembangan SDA                                        : Pejabat
3.       Over View Kebijakan Penyelengara Diklat                   : Panitia
4.       Dinamika Kelompok                                                              : ……………………………………………..
5.       Wawasan Kebangsaan dalam Kerangka NKRI             : ……………………………………………..
6.       Persepatab Pemberantasan Korupsi                              : a. ……………………………………………..
  b. ……………………………………………..
7.       Menejemen Aparatur Sipil Negara (ASN)                    : ……………………………………………..
8.       MTSL                                                                                            : Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat
9.       Pola Pikir ASN sebagai Pelayan Masyarakat                 : a. ……………………………………………..
  b. ……………………………………………..
  c. LAN
10.   Evluasi Pemahaman                                                              : Panitia
11.   Review Kebijakan Penyelenggaraan                                              : Panitia
12.   Penutupan                                                                                                : Panitia

8.       AKOMODASI
Selama kegiatan Diklat Prajabatan peserta mendapatkan akomodasi dan konsumsi sebagai berikut :
1.       Konsumsi makan 2 kali dan snack 1 kali
2.       Asrama yang memadai
3.       Ruang belajar dan Aula
4.       Sarana Ibadah
5.       Saran Olah Raga
6.       Mendapatkan jaket dan celana Olah Raga
BAB II
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


A.      Proses Pembelajaran
Proses pembelajaran dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia. Adapun proses pembelajaran dimulai sejak tanggal 21 Juni 2016 sampai dengan 27 Juni 2016. Dengan uraian sebagai berikut :

No.
Hari Tgl. Waktu
Selasa
21 Juni 2016
Rabu
22 Juni 2016
Kamis
23 Juni 2016
Jumat
24 Juni 2016
Sabtu
25 Juni 2016
Minggu
26 Juni 2016
Senin
27 Juni 2016
      1           
08.00-08.35

4
5
6 a/b
9 a / 9b
9b / 9a
10
      2           
08.35-09.10
Pembukaan
4
5
6 a/b
9 a / 9b
9b / 9a
10
      3           
09.10-09.45
Pembukaan
4
5
6 a/b
9 a / 9b
9b / 9a
10
      4           
09.45-10.00







      5           
10.00-10.35
2
4
5
6 a/b
9c
9b / 9a
10
      6           
10.35-11.10
2
4
5
6 a/b
9c
9b / 9a
10
      7           
11.10-11.45

4
5
6 a/b
9c
9b / 9a
10
      8           
11.45-12.45







      9           
12.45-13.20
3
7
6 a/b
9 a /9b
9b / 9a
MTsL
11
    10          
13.20-13.55
3
7
6 a/b
9 a /9b
9b / 9a
MTsL
11
    11          
13.55-14.30
3
7
6 a/b
9 a /9b
9b / 9a
MTsL
11
    12          
14.30-15.05
3

6 a/b
9 a /9b
9b / 9a
BTQ

    13          
15.05-15.20







    14          
15.20-15.55
3
7
6 a/b
9 a /9b
9b / 9a
BTQ
2
    15          
15.55-16.30

7
6 a/b
9 a /9b
9b / 9a
BTQ

    16          
16.30-17.05







    17          
17.05-19.00







    18          
19.00-19.35

BTQ





    19          
19.35-20.05

BTQ





    20          
20.05-20.40

BTQ






Keterangan :

KODE
MATA DIKLAT
JUMLAH
JAM
WIDYAISWARA/PENGAJAR
      1           
Pembukaan Panitia
4 Jp
Panitia
      2           
Kebijakan Pengembangan SDA
2 Jp
Pejabat
      3           
Over View Kebijakan Penyelengara Diklat
6 Jp
Panitia
      4           
Dinamika Kelompok
6 Jp
……………………………………………..
      5           
Wawasan Kebangsaan dalam Kerangka NKRI
6 Jp
……………………………………………..
      6           
Persepatab Pemberantasan Korupsi
 
12 Jp
a. ……………………………………………..
b. ……………………………………………..
      7           
Menejemen Aparatur Sipil Negara (ASN)
6 Jp
……………………………………………..
      8           
MTSL
3 Jp
……………………………………………..
      9           
Pola Pikir ASN sebagai Pelayan Masyarakat
24 Jp
a. ……………………………………………..
b. ……………………………………………..
c. LAN
    10          
Evluasi Pemahaman
6 Jp
Panitia
    11          
Review Kebijakan Penyelenggaraan
3 Jp
Panitia
    12          
Penutupan
2 Jp
Panitia

JUMLAH
78 Jp


Bandung, 21 Juni 2016
Bidang Akademis
HARI SELASA
21 JUNI 2016
Materi
Pelajaran
WIDYAISWARA/PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35



08.35-09.10
Pembukaan
Panitia

09.10-09.45
Pembukaan
Panitia

09.45-10.00



10.00-10.35
Kebijakan Pengembangan SDA
Panitia

10.35-11.10
11.10-11.45



11.45-12.45



12.45-13.20
Over View Kebijakan Penyelengara Diklat
Panitia

13.20-13.55
13.55-14.30
14.30-15.05
15.05-15.20
15.20-15.55
15.55-16.30



16.30-17.05



17.05-19.00



19.00-19.35



19.35-20.05



20.05-20.40







HARI RABU
22 JUNI 2016
WAKTU
MATERI
 PELAJARAN
WIDYAISWARA / PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35
Dinamika kelompok
……………………………………………..
Tujuan Pembelajaran Umum :
Peserta diharapkan memiliki disiplin komitmen dan integritas moral serta tanggunng jawab profesi sebagai PNS yang beretos kerja tingggi.
Tujuan Pembelajaran Khusus, setelah selesai pembelajaran peserta dapat :
a.       Mengenal diri sendiri dan orang lain dengan lebih baik
b.      Mengidintifikasi citra diri sebagai PNS
c.       Mentaati disiplin sebagai PNS
d.      Mempertunjukan integritas moral sebagai PNS
e.      Mempertunjukan etos kerja sebagai PNS
08.35-09.10
09.10-09.45
09.45-10.00
10.00-10.35
10.35-11.10
11.10-11.45
11.45-12.45



12.45-13.20
Menejemen ASN
……………………………………………..
Menejemen Aparatur Sipil Negara adalah pengelolahan ASN untuk menghasilkan Pegawai ASN yang profesional , memiliki nilai dasar, etika, profesi, bebas dari intervensi politik, bersih dari prakttek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Menurut UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang selanjutnyha disingkat ASN adalah profesi bagi Pegawai Negri Sipil dan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada Instansi Pemerintah.
Kode Etik dan Kode Perilaku ASN :
a.       Melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab dan berintegritas tinggi.
b.      Melaksnakan tugasnya dengan cermat dan disiplian.
c.       Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan
d.      Melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan.
e.      Melaksanakan tugas sesuai dengan perintah Atasan.
f.        Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan Negara.
Fungsi ASN sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan publik serta perekat  dan pemersatu bangsa. Sedangkan tugas ASN :
a.       Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Pembina sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
b.      Memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkuwalitas.
c.       Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Hak dan kewajiban PNS :
a.       Gaji, tunjangan dan fasilitas.
b.      Cuti.
c.       Jaminan pensiun dan jaminan hari tua.
d.      Perlindungan.
e.      Pengembangan kompetensi
15.55-16.30




19.00-19.35
BTQ
……………………………………………..
1.       Menulis surat-surat pendek
2.       Membaca Al-Qur’an
19.35-20.05
20.05-20.40

HARI KAMIS
23 JUNI 2016
WAKTU
MATERI
PELAJARAN
WIDYAISWARA / PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35
Wawasan Kebangsaan dalam kerangka NKRI
……………………………………………..
Negara adalah satu kesatuan Organisasi kekuasaan dari pada manusia-manusia dan merupakan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan bersama.
Sistem Negara :
a.       Sistem Sentralisasi yaitu segala sesuatu dalam Negara itu langsung diatur dan diurus oleh Pemerintah Pusat, sedangkan Daerah-daerah hanya tinggal melaksanakannya.
b.      Sistem Desentralisasi yaitu dimana kepada Daerah diberikan kesempatan dan kewenangan untuk mengurus urusan Rumah Tangganya sendiri (Otonomi Daerah) yang dinamakan Daerah Otonomi.
08.35-09.10
09.10-09.45
09.45-10.00
10.00-10.35
10.35-11.10
11.10-11.45
11.45-12.45



12.45-13.20
Percepatan pemberantasan Korupsi
……………………………………………..
TINDAK PIDANA KORUPSI
1.       Tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan Negara
a.       Melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain dan korporasi serta dapat merugikan keuangan Negara.
b.      Menyalagunakan wewenang untuk menguntungkan diri sendiri dan orang lain dan korporasi serta dapat merugikan keuangan Negara.
2.       Korupsi yang terkait dengan tindakan Suap-Menyuap
a.       Menyuap Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara
b.      Memberi sesuatu kepada Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara karena sesuatu atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban yang dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatan.
3.       Korupsi yang terkait dalam penggelapan dalam Jabatan
a.       Pegawai Negeri menggelapkan uang atau membiarkan penggelapan
b.      Memalsukan buku atau administrasi
c.       Merusakan barang bukti
d.      Membiarkan orang lain merusakan tanda bukti
e.      Membantu orang lain merusakan tanda bukti
13.20-13.55
13.55-14.30
14.30-15.05
15.05-15.20



15.20-15.55


4.       Korupsi yang terkait dengan perbuatan pemerasan
a.       Pegawai Negeri atau Penyelenggara Negara memeras
b.      Meminta, menerima atau memotong pembayaran kepada pegawai lain.
5.       Korupsi yang terkait engan perbuatan curang
a.       Pemborong berbuat curang
b.      Pengawas proyek membiarkan perbuatan curang
6.       Korupsi yang terkait dengan Gratifikasi
15.55-16.30



HARI JUMAT
24 JUNI 2016
WAKTU
Materi
Pelajaran
WIDYAISWARA / PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35
Percepatan pemberantasan Korupsi
……………………………………………..
Pengertian korupsi :
Ø  Secara harfiah korupsi mempunyai arti : kebusukan, keburukan, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian, kata-kata yang menghina dan memfitnah
Kamus umum Bahasa Indonesia : korupsi adalah perbuatan yang buruk seperti penggelapan uang penerimaan uang sogok dan sebagainya
Ø  UU No. 31 Tahun 1999 tentang Korupsi, terdiri dari 13 pasal. Ada 30 jenis korupsi yang dapat dikelompokan menjadi 7 diantaranya :
1.       Merugikan keuangan Negara
2.       Suap Menyuap
3.       Penggelapan dalam jabatan
4.       Pemerasan
5.       Perbuatan curang
6.       Bantuan kepentingan dalam pengaduan
7.       Gratifikasi
08.35-09.10
09.10-09.45

09.45-10.00



10.35-11.10


Selain dari jenis yang di atas yang termasuk tindakan korupsi adalah :
1.       Merintangi proses pemeriksaan korupsi
2.       Tidak member keterangan atau memberikan keterangan yang tidak benar
3.       Bank yang tidak memberikan keterangan rekening tersangka
4.       Saksi atau ahli yang tidak memberikan keterangan atau memberikan ketrangan palsu
5.       Saksi yang membuka identitas pelapor
11.10-11.45
11.45-12.45



12.45-13.20
Pola Pikir ASN sebagai pelayan Masyarakat
……………………………………………..
Pola pikir ASN
Ø  Pola pikir ASN adalah kerangka dominan yang menjadi acuan utama seorang untuk bertindak.
Ø  Pikiran bawah sadar merupakan gudang tempatnya rekaman seluruh informasi / pengalaman baik yang telah lama terlewati sejenak masa kecil maupun yang terkini.
1.       Berasal darimana lingkunngan dia berada.
2.       Pengaruh lingkungan bisa positif bisa negative
3.       Lingkungan keluarga dimana dia dibesarkan, sosial, ada istiadat, dan budaya. Kesemua pengaruh tersebut terekam secara permanen dalam pikiran bawah sadar
15.05-15.20
15.20-15.55
15.55-16.30



HARI SABTU
25 JUNI 2016
WAKTU
Materi
Pelajaran
WIDYAISWARA / PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35
Pola Pikir ASN sebagai pelayan Masyarakat
……………………………………………..
Pola pikir ASN
Ø  Pola pikir ASN adalah kerangka dominan yang menjadi acuan utama seorang untuk bertindak.
Ø  Pikiran bawah sadar merupakan gudang tempatnya rekaman seluruh informasi / pengalaman baik yang telah lama terlewati sejenak masa kecil maupun yang terkini.
1.       Berasal darimana lingkunngan dia berada.
2.       Pengaruh lingkungan bisa positif bisa negative
3.       Lingkungan keluarga dimana dia dibesarkan, sosial, ada istiadat, dan budaya. Kesemua pengaruh tersebut terekam secara permanen dalam pikiran bawah sadar
08.35-09.10
09.10-09.45
09.45-10.00



10.00-10.35
Pola Pikir ASN sebagai pelayan Masyarakat
LAN
Latar belakang UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Fungsi ASN adalah pelaksana kebijakan  publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.
Tugas ASN adalah :
1.       Melaksanakan kebijakan publik yang dibuat pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan
2.       Memberikan pelayanan publik yang profesional  dan berkualitas
3.       Mempererat persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Konsep pelayanan :
1.       Pelayanan
Pengertian pelayanan adalah suatu usahaa untuk melayani kebutuhan orang lain.
Kamus Besar Bahasa Indonesia; pelayanan pada dasarnya adalah kegiatan yang ditawarkan oleh organisasi atau perorangan kepada konsumen (yang dilayani), yang bersifat tidak berwujud dan tidak dapat dimiliki.
10.35-11.10
11.10-11.45


2.       Karakteristik Pelayanan
Pelayanan tidak dapat diraba, pelayan sangat berlawanan sifatnya dengan barang jadi. Pelayanan itu kenyataanya terdiri dari tindakan nyata dan merupakan pengurus yang sifatnya adalah tindakan sosial.
Produksi dan konsumsi dari pelayan ridak dapat dipisahkan secara nyata, karena pada umumnya kejadiannya bersamaan dan terjadi di tempat yang sama.
11.45-12.45



12.45-13.15
Pola Pikir ASN sebagai pelayan Masyarakat
……………………………………………..
Pelayanan adalah proses mambantu meringankan dan atau membebaskan kesulitan orang lain untuk pemenuhan tujuan tertentu.
Ø  Pelayanan yang baik adalah mereka yang mampu memberikan kepuasan dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan, karena itu mutu layanan bukan diukur dari banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan, tapi ditentukan oleh kepuasan Customer.
13.15-13.20
13.20-15.20
15.20-15.55
15.55-16.30


Ø  Pelayanan Prima merupakan terjemahan dari istilah Excellent Service yang secara harfiah berarti pelayanan yang terbaik




HARI MINGGU
26 JUNI 2016
WAKTU
Materi
Pelajaran
WIDYAISWARA / PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35
Pola Pikir ASN sebagai pelayan Masyarakat
……………………………………………..
Ø  Pelayanan adalah proses mambantu meringankan dan atau membebaskan kesulitan orang lain untuk pemenuhan tujuan tertentu.
Ø  Pelayanan yang baik adalah mereka yang mampu memberikan kepuasan dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan, karena itu mutu layanan bukan diukur dari banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan, tapi ditentukan oleh kepuasan Customer.
08.35-09.10
09.10-09.45
09.45-10.00



10.00-10.35


Ø  Pelayanan Prima merupakan terjemahan dari istilah Excellent Service yang secara harfiah berarti pelayanan yang terbaik
10.35-11.10
11.10-11.45
11.45-12.45



12.45-13.20
Materi Teknis Substantif Lembaga (MTSI)
……………………………………………..
Kanwil Kementerian Agama  Provinsi Jawa Barat
Kode Etik Kementerian Agama
Kami Pegawai Kementerian Agama yang Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
1.       Menjungjung tinggi persatuan dan kesatuan
2.       mengutamakan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat
3.       Bekerja dengan jujur, adil, dan amanah
4.       Melaksanakan tugas dengan disiplin, profesional  dan inovatif
5.       Setia kawan dan bertanggung jawab atas kesejahteraan Korp
Lima nilai Budaya Kerja Kementerian Agama :
1.       Integritas
2.       Profesional
3.       Inovatif
4.       Tanggung Jawab
5.       Keteladanan
13.20-13.55
13.55-14.30


1.       Pola pikir pesimis, kita meyakini bahwa kita telah dikutuk
2.       Pola pikir bergantung pada orang lain. Kita sangat ingin bebas tapi dilain pihak kita merasa bahwa orang lain dapat menyelamatkan kita.
3.       Pola pikir birokrat/dogmatic. Memaksakan kehendak untuk mengikuti aturan dan merasa kita yang paling tahu segalanya
4.       Pola pikir taotisme, bahwa hitam tidak selalu jelek dan putih tidak selalu baik
14.30-15.05
BTQ
……………………………………………..
1.       Menulis surat-surat Pendek
15.05-15.20



15.20-15.55
BTQ

2.       Membaca Al-Qur’an
15.55-16.30




HARI SENIN
27 JUNI 2016
WAKTU
Materi
Pelajaran
WIDYAISWARA / PENGAJAR
RESUME
08.00-08.35
Evaluasi Pemahaman
Panitia
Mengerjakan Soal yang diberikan oleh panitia
08.35-09.10
09.10-09.45
09.45-10.00
10.00-10.35
10.35-11.10
11.10-11.45
11.45-12.45



12.45-13.20
Review Kebijakan Penyelengara Diklat
Penutupan
Upacara Penutup
13.20-13.55
13.55-14.30
14.30-15.05



15.05-15.20



15.20-15.55
Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Aparatur
Panitia



B.      ALAT BANTU PEMBELAJARAN

Dalam melaksanakan pembelajaran disediakan alat bantu berupa :
1.       Laptop
2.       LCD
3.       White Board
4.       Wireless
5.       Spidol dan Penghapus
6.       Kertas HVS
7.       Meja dan Kursi

C.      MANFAAT DIKLAT UNTUK MELAKSANAKAN TUGAS

Setelah peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan Prajabatan, diharapkan ada hasil yang diperoleh peserta, yang diantaranya :
1.       Peserta dapat meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap, dan dapat melaksnakan tugas secara profesional  dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan istansi.
2.       Peserta dapat memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang beroientasi pada pelayanan pengayoman dan pemberdayaan masyarakat.
3.       Peserta dapat menciptakan visi dan dinamika serta pola pikir dalam melaksanakan tugas.




BAB III
PENUTUP


A.      KESIMPULAN

Dari pelaksanaan Prajab Golongan I, II, dan III Katahori XXII dapat diambil kesimpulan bahwa :
1.       Peserta sebagai unsur utama Aparatur Sipil Negara mempunyai peran  yang menentukan demi terselenggaranya keberhasilan pembangunan Pemerintah.
2.       Peserta diharapkan mampu menjadi sosok PNS yang berperan di Instansi masing-masing dengan didukunng kemampuan yang memadai.
3.       Peserta mempunyai sikap, komitmen, disiplin dan etos kerja yang baik
4.       Menjungjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan
5.       Mengutamakan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat
6.       Melaksanakan tugas dengan disiplin, profesional , dan inovatif

B.      SARAN

Untuk mewujudkan hasil maksimal dalam kegiatan prajabatan dan demi sempurnanya laporan ini, kami mengharapkan saran dari instansi terkait;
1.       Peserta hendaknya menjadikan kegiatan ini sebagai momentum membekali diri menjadi PNS yang berprestasi, berdedikasi tinggi, mempunyai loyalitas yang tinggi dan berakhlaqul karimah serta menghindari perbuatan tercela.
2.       Karena masih banyak CPNS, yang belum mengikuti Diklat Prajabatan, kami mengusulkan Diklat Prajabatan bisa diadakan disetiap provinsi
3.       Kepada Bapak/Ibu Pejabat Struktur yang telah memberikan perhatian lebih kepada peserta, kami mengucapkan banyak terima kasih sehingga pada akhirnya peserta mempunyai daya guna yang lebih baik di instansi masing-masing.


LEMBAR PENGESAHAN

                Yang bertanda tangan di bawah ini saya :
Nama                                                    : ……………………………………………..
NIP.                                                       :  ……………………………………………..
Tempat/Tanggal Lahir                    : ……………………………………………..
Unit Kerja                                            : KAU KECAMATAN …………………
Bahwa kami telah melaksanakan Diklat Prajabatan CPNS Golongan I, II, dan III. K.1 dan K.2 Angkatan XX di Balai Diklat Keagamaan Bandung sejak tanggal 21 Juni  2016 sampai dengan 27 Juni 2016. Sebagai syarat untuk menjadi PNS.
Demikian atas Do’a dan dukungan dari berbagai pihak kami ucapkan banyak terima kasih





Kepa KUA Kecamatan Klangenan






DADANG SUPRIATNA, S.Hi.
NIP. …………………………………


Mengesahkan,
Cirebon, 29 Juni 2016



Peserta






...................................
NIP. …………………………………




MEMORIAL DIKLAT PRAJABATAN
Di Balai Diklat Keagamaan Bandung
21 Juni  2016 sampai dengan 27 Juni 2016

...................................
NIP. ………………………………………

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar